Doa-Doa dan Bacaan Dzikir Setelah Shalat Fardhu

0
496
Dzikir setelah shalat fardhu

Dzikir merupakan salah satu sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan setelah menunaikan ibadah shalat, baik itu shalat fardhu ataupun shalat sunnah. Akan tetapi tak jarang juga masih ada yang belum paham bagaimana cara membaca doa dan dzikir yang benar. Nah, untuk anda yang ingin mempelajarinya, berikut ini kami akan memberikan contoh bacaan doa dan dzikir setelah shalat fardhu yang baik dan benar.

Sebelum membahas tentang urutan dzikir yang benar, berikut adalah sabda Rasulullah yang membuktikan bahwa dzikir merupakan hal yang sangat penting dilakukan oleh umat islam.

Di riwayatkan oleh Abu Hurairah bahwasannya Rasulullah SAW pernah bersabda : Sesungguhnya Allah SWT mempunyai Malaikat yang berkeliling untuk mencari orang-orang yang ahli dzikir. Dan disaat Malaikat sudah menemukan sekelompok orang yang senantiasa bedzikir terhadap Allah, maka para Malaikat berseru, “Ambillah yang kalian butuhkan.” (HR. Muttafakun Alaihi, Tirmidzi dan Ahmad).

Bacaan Doa dan urutan Dzikir Setelah Shalat Fardhu yang baik dan benar

  1. Membaca istighfar dan mengucap salam.

Setelah selesai mengerjakan shalat, hendaklah melakukan dzikir dan mengawalinya dengan istighfar sebanyak minimal 3x.

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Yang artinya “ Saya memohon ampun kepada Allah yang maha besar, tidak ada tuhan selain Allah yang maha hidup yang terus mengurus makhluk-Nya, dan saya bertobat kepada-Nya”.

  • Membaca kalimat Laa Ilaaha Illallah sebanyak 3x.

لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِ وَيُمِيْتُ وَهُوَعَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْر

Yang artinya “ Tidaklah ada yang berhak di sembah kecuali Allah, Dia yang Maha Tunggal dan tidak ada sekutu bagi-Nya, segala puji untuknya dan Allah maha kuasa atas apapun.”

  • Membaca ayat untuk terlindung dari siksa neraka.

Ayat tersebut berbunyi:

Dibaca 3x  اَللَّهُمَّ أَجِرْنِـى مِنَ النَّارِ

 Yang artinya : “Ya Allah, selamaytkanlah kami dari api neraka.”

Lalu dilanjutkan dengan membaca:

3 x اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مَنْكَ الْجَدُّ, لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ

Yang artinya :” Ya Allah, tidaklah ada yang bisa menghalangi apa yang telah Engkau berikan, dan tidak ada orang yang kaya di sisi-Mu segala kekayaan selain dari kebesaran dari-Mu, tidaklah ada tuhan yang patut disembah kecuali Engkau.”

  • Berdzikir kepada Allah dengan membaca doa keselamatan.

للَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَارَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام.

Yang artinya “Ya Allah, Engkaulah yang maha memiliki kesejahteraan dan dari-Mu lah kesejahteraan itu, kepada-Mu pula akan kembali lagi kesejahteraan itu, maka hidupkanlah kami dengan sejahtera ya Allah, dan masukkanlah kami ke dalam Surga-Mu, Engkau yang memberi keberkahan dan Engkaulah yang maha tinggi, Allah zat yang memiliki kemulyaan dan keagungan.”

  • Dzikir setelah shalat fardhu selanjutnya adalah membaca surat Al-Fatihah sebanyak 3x.

 أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ: بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ ﴿١﴾

Yang artinya :”Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang”

 الْحَمْدُ لِلَّـهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٢﴾

“Segala puji bagi Allah tuhan seluruh alam”

 الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ ﴿٣﴾

“Yang maha pengasih, lagi maha penyayang”

 مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ ﴿٤﴾

“Maha pemilik hari pembalasan”

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ ﴿٥﴾

“Hanya kepada-Mu lah kami menyembah dan hanya kepada-Mu lah kami memohon pertolongan”

 اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ ﴿٦)

“Tunjukkanlah kami menuju jalan yang lurus”

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ ﴿٧﴾

 أمين

“Jalan orang yang telah kau berikan nikmat kepadanya, bukan jalan mereka yang di murkai, dan bukan pula mereka yang sesat, Aamiin”

  • Membaca Ayat kursi

اَللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَّلَانَوْمٌ، لَهُ

مَافِيالسَّمَاوَاتِ وَمَافِي اْلأَرْضِ مَن ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَابَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَاخَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيْطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَآءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ وَلَا يَـؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ.

Yang artinya: ”Tidak ada tuhan selain Allah, Dia lah yang maha hidup dan terus menerus mengatur makhluknya, tidaklah mengantuk dan tidak pula tidur, miliknya apa yang ada di langit dan bumi, tidak ada yang bisa memberi syafaat tanpa seizinnya, Dia-lah yang maha mengetahui apa yang ada didepan dan juga dibelakang makhluknya, dan tidaklah mereka mengetahui apapun tentang ilmunya melainkan kehendak Allah SWT, kursi-Nya meliputi langit dan bumi, dan Dia tidak sedikitpun merasa berat memelihara keduanya, Allah-lah yang maha tinggi dan maha besar.”

  • Membaca surat Al-Imran 18-19

شَهِدَ اللّٰهُ اَنَّهٗ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۙ وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ وَاُولُوا الْعِلْمِ قَاۤىِٕمًاۢ بِالْقِسْطِۗ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ اِنَّ الدِّيْنَ عِنْدَ اللّٰهِ الْاِسْلَامُۗ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًاۢ بَيْنَهُمْۗ وَمَنْ يَّكْفُرْ بِاٰيٰتِ اللّٰهِ فَاِنَّ اللّٰهَ سَرِيْعُ الْحِسَابِ

Yang artinya : “Allah berfirman bahwasannya tidak ada tuhan yang berhak di sembah kecuali Dia, yang maha Adil. Malaikat dan orang yang berilmu juga mengatakan yang sedemikian rupa. Tidak ada yang berhak di sembah kecuali Allah, yang maha perkasa lagi bijaksana.”

  • Membaca tasbih, tahmid dan takbir sebanyak 33x.

 سُبْحَانَ اللهِ ×٣٣

Artinya: Mahasuci Allah

 اَلْحَمْدُلِلهِ ×٣٣

Artinya: Segala puji bagi Tuhan (Allah)

 اَللهُ اَكْبَرْ ×٣٣

Artinya: Allah yang Maha besar

Kemudian membaca

 ِاللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرَا وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْم

  • Membaca istighfar

ِأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ، ِأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ، ِأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ ، أَفْضَلُ الذِّكْرِ لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ

Kemudian membaca “Laa ilaaha illallah” sebanyak 33x.

Setelah Selesai Membaca Dzikir Setelah Shalat Fardhu, Lanjutkanlah Berdoa Dengan Bacaan Sebagai Berikut:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَارَبَّنَالَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

Yang artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan alam semesta. Pujian yang sangat sebanding dengan nikmat-nikmatNya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami (Allah), segala puji dan syukur bagi-Mu, sebagaimana layaknya bagi keluhuran Dzat-Mu dan keagungan kuasa-Mu.”

 اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. صَلاَةً تُنْجِيْنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ. وَتَقْضِىْ لَنَابِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ.وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ. وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَى الْغَيَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَاقَاضِىَ الْحَاجَاتِ

 “Ya Allah, limpahkan rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad dan keluarganya, rahmat yang bisa menyelamatkan kami dari segala ketakutan maupun penyakit, yang bisa memenuhi segala kebutuhan, yang bisa mensucikan diri kami dari semua keburukan, yang bisa mengangkat derajat kami ke tempat yang paling tinggi di sisi-Mu, dan bisa menempatkan kami di tujuan maksimal dari segala kebaikan, baik itu semasa hidup ataupun sesudah mati. Sesunggunya Dia Allah Maha Mendengar, Maha Dekat, dan Maha Mengabulkan segala doa dan permohonan. Wahai Dzat yang Maha Memenuhi semua kebutuhan Hamba-Nya.”

للهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

“Ya Allah, kami memohon kepada-Mu keselamatan saat beragama, kesehatan tubuh, limpahanlah ilmu kepada kami, keberkahan rezeki, bertaubat sebelum datangnya maut, rahmatilah pada saat datangnya maut, dan kami memohon ampun setelah datangnya maut.”

Nah, itulah Bacaan Doa dan urutan Dzikir Setelah Shalat Fardhu yang baik dan benar. Semoga informasi ini bisa dengan mudah anda pahami sehingga anda bisa langsung mempraktekkan dzikir dan doa diatas setelah anda selesai menunaikan ibadah shalat. Terimakasih.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini