Tata Cara dan Niat Mandi Taubat Lengkap Sesuai Syariat Islam

0
833

Mungkin masih banyak diantara kita yang belum paham bahkan belum pernah tau mengenai mandi taubat, dan pastinya anda akan bertanya-tanya sebenarnya apa itu mandi taubat?  Kapan harus melakukan mandi taubat? Bagaimana niatnya? Apa hukumnya dan bagaimana cara melakukannya? Nah, berikut ini kami akan memberikan sedikit informasi penting mengenai mandi taubat, mulai dari tatacara hingga niat mandi taubat itu sendiri.

Tata Cara Mandi Taubat

Dalam melakukan mandi taubat sebenarnya sama saja dengan cara mandi wajib pada umumnya, yang membedakan hanyalah niat dari mandi itu sendiri. Dalam kitab Nihayah al-Zain yang di karang oleh Syekh Al-Jawi menjelaskan bahwa seseorang diwajibkan untuk bertaubat setelah melakukan dosa, baik itu dalam bentuk dosa kecil ataupun dosa besar. Jika seseorang menunda untuk melakukan taubat maka akan bertambahlah dosanya, dan jika orang tersebut sudah bertaubat hendaklah ia melakukan mandi taubat untuk menyempurkan taubatnya.

Mandi taubat ini sangat dianjurkan bagi seseorang yang baru masuk islam atau setelah melakukan dosa dan kefasikan. Bagi anda yang belum paham mengenai mandi  taubat, berikut kami informasikan tentang Niat Mandi Taubat Beserta Caranya:

  1. Niat mandi taubat dalam hati

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah berniat dalam hati untuk membersihkan diri dari kotoran dan perbuatan dosa yang menempel di tubuh anda.

Adapun bacaan niatnya sebagai berikut.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِلتَّوْبَتِ عَنْ جَمِعِ الذُّنُوْبِ  

Nawaitu ghusla littaubati ‘an jami’idzunuub.” Yang Artinya: “Aku berniat mandi taubat dari segala dosa dhahir dan batin.”

  • Selanjutnya, tuang air di kedua telapak tangan anda kemudian basuh kedua tangan sebanyak tiga kali.
  • Cucilah daerah kemaluan dengan tangan kiri.
  • Kemudian, bersihkan seluruh badan anda dengan wewangian atau sabun layaknya anda mandi seperti biasanya menggunakan tangan kiri.
  • Setelah itu, berwudhulah seperti biasanya saat anda hendak melakukan shalat. Mulai dari membasuh muka, tangan, kedua telinga hingga pergelangan kaki.
  • Kemudian, tuangkan air ke telapak tangan dan sela rambut anda dengan jari sampai merata. Akan tetapi ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa langkah ini tidak mutlak untuk dilakukan.
  • Selanjutnya, tuangkan air sebanyak tiga kali pada kepala bagian kanan lalu ke bagian kiri.
  • Membasuh seluruh tubuh mulai dari tubuh bagian kanan berlanjut ke tubuh bagian kiri.
  • Yang terakhir adalah membasuh kaki dan sela jari kaki.

Setelah melakukan mandi taubat, sangat dianjurkan untuk melakukan shalat taubat dua rakaat, kemudian dilanjutkan dengan dzikir, istighfar dan memanjatkan doa taubat. Tidak lupa juga bersedekah untuk mendapatkan ridho alloh.

Hukum Mandi Taubat

Tentang hukum mandi taubat ini ada beberapa pendapat ulama yang berbeda, ada yang berpendapat sunnah dan ada juga yang mewajibkannya.

Menurut imam Syafi’I, ulama Syafiiyah beserta Abu Hanifah, hukum mandi taubat adalah sunnah bukan wajib, baik itu bagi orang yang baru masuk islam ataupun setelah seseorang melakukan dosa maksiat.

Hal itu dikarenakan pada zaman Rasulullah SAW ketika ada seseorang yang baru saja melakukan dosa ataupun baru saja masuk islam, beliau tidak pernah menyuruhnya untuk mandi taubat. Dan hal ini menunjukkan bahwa mandi taubat hukumnya sunnah, bukan wajib.

 وغسل التوبة مستحب‌ وليس بواجب ،

 سواء كانت عن كفر أو فسق عند علمائنا ـ وبه قال الشافعي ، وأبو حنيفة لأن العدد الكثير من الصحابة أسلموا ، فلو وجب

الغسل لنقل نقلا متواترا ، أو مشهورا.

Artinya: “Dan mandi taubat hukumnya adalah sunnah bukan wajib, baik mandi wajib dari kekufuran ataupun dari kefasikan, inipun yang dikatakan oleh Imam Syafii dan Imam Abu Hanifah karena zaman dahulu banyak sahabat yang masuk Islam dan jika mandi taubat wajib maka hal tersebut akan disampaikan secara mutawatir atau masyhur.”

Sedangkan menurut pendapat Imam Maliki, Ibn Mundzir dan Imam Ahmad, seseorang yang masuk islam diwajibkan mandi taubat baik ia seorang kafir atau murtad sekalipun.

Mengenai hal  hal yang diwajibkan ini diceritakan dimana ketika Qais ibnu ‘Aashim dan Tsamamah bin Atsal hendak masuk islam, Rasulullah memerintahkan mereka untuk melakukan mandi taubat terlebih dahulu, sehingga inilah yang membuat para ulama ini mewajibkan mandi taubat.

Setelah anda mengetahui Tatacara, Hukum dan Niat Mandi Taubat. Berikut kami juga akan memberikan sedikit informasi tentang niat dan cara shalat taubat, supaya taubat yang dilakukan lebih sempurna.

Bacaan Niat Sholat Taubat

Shalat taubat merupakan shalat yang disunnahkan, hal ini berdasarkan hadist dari Abu Bakr  Ash Shiddiq dimana Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

“Tidaklah seseorang melakukan dosa lalu ia bersuci dengan baik, kemudian berdiri untuk melakukan shalat dua raka’at dan meminta ampun kepada Allah, kecuali Allah akan mengampuninya.” Kemudian Rasulullah juga bersabda:

“Dan orang-orang yang jika mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat kepada Allah, sehingga memohon ampun terhadap dosa yang ia lakukan dan siapa lagi yang akan mengampuni dosa selain Allah? Dan mereka tidak melanjutkan perbuatan keji itu, sedang mereka mengetahuinya.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, Abu Daud).

Niat Shalat Taubat

“Ushalli Sunnatat Taubata Rak’ataini Lillahi Ta’ala”

Yang artinya “ Saya niat shalat taubat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Shalat Taubat

Pada dasarnya Shalat taubat sama saja seperti Shalat sunnah lainnya, hanya saja disini anda bisa menunaikan Shalat ini sebanyak dua rakaat dengan sekali salam atau juga bisa sebanyak empat rakaat dan enam rakaat.

Dan untuk pelaksanaannya, sebaiknya shalat taubat ini dilakukan sendirian atau tidak berjamaah. Karena shalat sunnah ini termasuk shalat nafilah ( shalat yang tidak di syariatkan untuk berjamaah).

  • Pertama, baca niat shalat taubat.
  • Baca takbiratul ikhram.
  • Membaca doa iftitah.
  • Membaca surat Al-fatihah.
  • Kemudian lanjut dengan membaca surat pendek dari Al-Qur’an.
  • Rukuk sembari membaca tasbih sebanyak tiga kali.
  • I’tidal sembari membaca doa I’tidal.
  • Sujud dan membaca tasbih sebanyak tiga kali.
  • Duduk diantara dua sujud sembari membaca bacaan yang berbunyi ( Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’ni warzuqni wahdinii wa’aafinii wa’fuannii ).
  • Sujud kedua membaca tasbih sebanyak tiga kali.
  • Lalu bangun untuk melanjutkan rakaat kedua.
  • Kemudian membaca tasyahud akhir.
  • Salam.
  • Berdoa untuk meminta ampun kepada Allah SWT.

Doa Setelah Shalat Taubat

Setelah selesai melakukan mandi taubat dan juga menunaikan shalat taubat, anda bisa membaca doa sebagai berikut:

Astaghfirullahal Ladzii Laa Ilahaaha Illaa Huwal Hayyul Qayyumu Wa Atuubu Ilaihi

Artinya: “Aku meminta ampun  kepada Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan berdiri sendiri dan aku bertobat kepada-Nya.”

Nah, itulah Niat Mandi Taubat Beserta Caranya yang bisa kami informasikan kepada anda. semoga informasi ini bisa menambah wawasan anda mengenai islam. Terimakasih.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini